Sore ini

•October 25, 2008 • 5 Comments

Aku mengirim sms pada “seseorang”, yang mengabarkan

” a, bisa ada waktu untuk chat di ym ? “

Aku ingin bercerita dan berbagi kebahagiaan ….

Cuma itu saja kok ….

Ada waktu kah ?

Bisa kan jawab sms ku ?

Waktu

•October 25, 2008 • Leave a Comment

Tik…tak…tik…tak

Bunyi jam di dinding kamar, waktu terasa lama ketika ku melihat jam dindingku

Yah ….

Hari ini aku kedatangan seorang sahabat jauh ku

Dia berjanji akan menjemput ku nanti malam

Sekedar bercerita tentang masa SMU, masa kuliah ….

Masa kita bandel dulu, sampai akhirnya kita berhenti atas kenakalan kita

Sahabatku telah “Menikah” 1 tahun yang lalu

” Dea, sekarang kau dekat dengan siapa ? “

Ada percakapan di Hp ku tadi siang …

Aku berusaha mengontrol “perasaan” ku ketika sahabat ku ini menanyakan tentang “soulmate” ku

Ya ….

Aku berusaha bangkit dari masa lalu ku, aku berusaha untuk lepas dari bayangan tentang dirimu

Aku terus berusaha …..

Hanya Allah yang bisa membantu ku agar dapat melalui semua ini

Aku tidak mau tenggelam …….

Aku menunggu mu, sahabat ku … Jam 19.00

Pagi Hari

•October 21, 2008 • 5 Comments

Pagi ini sekuntum bunga mawar mekar di depan jendela kamar ku

Seakan menyambut indahnya pagi hari

Walau sekejap mengisi indahnya pagi ini

tapi menghempaskan terik panasnya kota jakarta

Bisingnya lalu lintas kendaraan

Ah… aku ingin pagi ini jangan cepat berlalu

Hari ini

•October 20, 2008 • 5 Comments

Hari ini ….

Saatnya aku bangkit dari masa lalu ku

Saatnya aku menyimpan bayangan tentang mu

Hari ini ….

Saatnya aku merelakan semuanya

Saatnya aku melangkah merengkuh hidup ku yang baru

Hari ini ….

dan seterusnya …..

Kenangan tentang mu

•October 15, 2008 • 3 Comments

Ingatkah kau cintaku ….

Hari ini 3 tahun aku mengenalmu

Dengan gaya mu seadanya, bicara mu yang asal tapi …

Perhatianmu, nasehatmu, cuekmu membuat ku terpesona …

Banyak pelajaran tentang kehidupan yang ku dapat dari mu …

Tentang arti sebuah persahabatan, sebuah kasih sayang yang tulus

Ingatkah sayang …

Saat itu aku kelewat batas minum, mengakibatkan aku mabuk ?

Ingatkah ? …..

Saat itu temanku menelphone mu …

Saat itu kau masih di kantor padahal sudah jam 02.30 dinihari ….

Kau menyempatkan datang di Hard Rock Cafe ….

Hanya untuk menjemput, kau membawa ku ke tempat kost ku

Kau membopong ku ….

Saat aku muntah …., kau membersihkan lantai kostanku …

Kau meminta bantuan kepada teman kamarku untuk menggantikan baju ku …

kau menunggu ku sampai aku tertidur …

Ingatkah sayang ?

Saat aku curhat, tentang ributnya aku dengan cowok ku

Dengan sabar kau mendengarkan cerita ku

Kau mendengarkan ku menangis

Kau memberi ku nasehat ….

Walau saat itu kau sedang sibuk dikantor ……

Banyak …. kenangan tentang mu

Susah untuk dilupakan semuanya tentang mu …

Kau pangeranku

Kau Matahariku

Kau Penunjuk jalan ku

Hari ini aku ingin mengenang tentang mu ……

Aku yang menyayangi mu sepenuh hati ….

berbunga hati ini

•October 15, 2008 • 1 Comment

Saat aku datang ke kantor mu

Ada perasaan berbunga saat kau, menyambut ku

Ingin rasanya ku memelukmu, tidak pernah melepas

Tapi kutahu, kau sudah milik orang lain

Senyum mu, tawa mu, nasehatmu segala tentang mu betapa aku merindukannya

Walau pertemuan sekejap, tapi hatiku berbunga, semalaman aku tidak bisa memejamkan mata

Mengenang Indahnya perjalanan cerita dengan mu

Walau kau bukan kekasihku, tapi aku tetap menyayangi dan mencintaimu

Cemburu….. saat kau menerima telephon dari “ade” sayang mu

Sedih … saat kau menerima dan berkata mesra didepanku

Ingin rasanya aku menangis, tapi sudah kering mata ini

Aku ingin kau bahagia, walau ku harus menahan rasa sedih dan cemburu ku

My Soul mate

•September 13, 2008 • 4 Comments

Kecewaku…..resahku…..kegundahanku….
terobati sudah……kala….kudengar tawamu
kala kudengar ucapmu….
bahagia terasa didalam hatiku….

kau…realita yg hadir di hatiku…
kau penyejuk jiwa dlm dahagaku
kau semangat baru ditiap hariku
kau segala-galanya bagiku…..

walau aku tau sepenuhnya……………
tak akan dapat aku miliki dirimu seutuhnya
tak akan dapat aku rengkuh semua cintanya
karena kau sudah menjadi miliknya……..

Kasihku

•September 11, 2008 • 1 Comment

Aku bertahan di sini karenamu
Setiap ku melangkah, dan ku daki gunung terjal
Semua telah ku taklukan dengan keagungan cinta
Keagungan cinta yang kuat telah kau berikan padaku
Yang sanggup menjadi segalanya di semua kedudukanya
Tapi kini ku rasakan lelah dan tak mampu lagi untuk melangkah
Bahkan tak mampu lagi tuk melihat
Semua menjadi suram dan terkenang dalam lamunan
semenjak kejadian itu
Kepergianmu membawakan sisa bagiku
Namun kasih sayangku tak juga padam sampai disini
Gelombangnya semakin menjadi karena rindu yang ada
Walau kau menghilang dari peraduan cintaku
Tapi aku masih utuh menyimpan cinta ini padamu
Dan ingin sekali hari hariku bisa mengungkap cinta
Di hadapanmu selalu
Di iringi pelukan hangatmu yang erat membungkus rindu
Rinduku ini akan ku sampaikan selalu
Lewat puisiku yang tak henti ku ukir dari hatiku
Rinduku akan cinta yang hilang
Tetap kekal dan selalu untukmu kasihku

Rinduku padamu

•September 11, 2008 • Leave a Comment

Malam yang dingin aku sendiri
Gelapnya malam aku meratap kesunyian
Tak ada lawan ataupun kawan untuk mengadu
Pedihnya hatiku rasakan pelukan

Hembusan angin gerakan daun yang hijau
Kicauan burung bersautan pecahkan telinga
Aku sendiri aku meratap kepedihan
Rinduku tak terjawab sepatah kata

Ombak laut pecahkan karang
Jasadku terbelah samudra
Tak ada yang hiraukan semua kerinduan
Hanya kesepian yang kurasakan


Anganku untuk menanti seseorang
Yang kudapat kesendirian
Kucoba cari pendampingku
tapi kesedihan yang datang
tak ada lagi cinta yang dapat ku genggam
hanya harapan semua yang terbayang

Pengganti dirimu

•September 11, 2008 • Leave a Comment

Kau adalah bayang masa laluku yang terindah
Yang pernah kumiliki dan paling sempurna
Tapi kini kau pergi dan bersamanya
Taukah kau kasih…
Aku disini menangis karena mengenangmu
Ku tahu kau meninggalkanku bukan kehendakmu
Tapi di diri ini tak pernah bisa melepasmu
Hari berganti hari demikian musim yang berganti
Ku telah lama sendiri
Hanya di temani bayang akan bersamamu dulu
Ku lihat kau mulai bahagia dengannya
Tapi apakah kau melihat, merasakan hal sama didiriku
Aku saat bertemu didepanmu kutunjukan bahagiaku
Tapi itu hanyalah luar dari kenyataan
Dalam hatiku cemburu bahkan menangis karena sadar
Bahwa kau bukan miliku lagi tapi miliknya
Dan sadarku buatku jauh lebih mengerti
Bahwa tak akan bisa memilikimu lagi
Walau dengan setia kutunggu hingga akhir hidupku
Telah begitu lama aku terdiam dalam setia menunggu
Kini kesadaran akan semua yeng terjadi
Aku ingin mencari penggantimu
Yang kuharap bisa mendapatkan sepertimu

Dan kuharap lebih
Kau bahagia denganya
Begitu juga diriku yang mendambakan kebahagiaan

Akan memiliki kasih dan memberikan sebentuk pengertian
Canda, tawa cinta dan saling memahami dalam duka